Kamis, 26 Februari 2015

Inilah Perbedaan Ciri Utama Gejala Kurang Darah dan Darah Rendah

Beberapa gejala penurunan kesehatan sering disalah artikan karena ciri-ciri yang mirip. Padahal suatu penyakit diperlukan pembacaan yang teliti dan mendalam agar tidak salah penanganan. Salah penanganan dapat membuatnya semakin parah atau malah terjadi komplikasi.


hipotensi
Periksa tekanan darah, gambar: healthtap.com
Pusing, lemah, letih, lesu dan kadang merasa mual sering diartikan kurang darah atau darah rendah. Kurang darah sering diartikan darah rendah, begitupun sebaliknya. Tapi ternyata kurang darah dan darah rendah itu berbeda. Mirip tapi tak sama.

Kurang darah atau anemia adalah suatu keadaan dimana jumlah sel darah merah atau jumlah hemoglobin (Hb) dalam sel darah merah kurang dari normal. Hemoglobin merupakan protein pembawa oksigen.

Tekanan darah rendah atau hipotensi adalah suatu kondisi dimana tekanan darah sistolik sama dengan atau kurang dari 90 milimeter air raksa (mmHg) dan atau tekanan darah diastolik sama dengan atau lebih rendah dari 60 mmHg. Normalnya sistolik per diastolik orang dewasa adalah 120/80 mmHg. Tekanan darah sistolik merupakan tekanan darah yang terjadi saat otot jantung berkontraksi (mengencang dan menekan). Tekanan darah diastolik merupakan tekanan darah yang terjadi saat otot jantung bersistirahat (melonggar). Pada kurva denyut jantung, tekanan diastolik adalah rentang di antara denyut jantung.

0 komentar:

Posting Komentar

 
Wordpress Theme by wpthemescreator .
Converted To Blogger Template by Anshul .