Bukan rahasia lagi,memiliki penampilan menarik menjadi fokus setiap
wanita. Kulit yang sehat, bentuk tubuh proporsional dan rambut yang
sehat dan berkilau.
Saat Anda tengah mencari bahan alami yang
bisa menunjang penampilan, pilihlah green tea atau teh hijau. Teh ini
memang sudah dikenal memiliki segudang manfaat untuk kecantikan karena
kandungan antioksidannya yang tinggi.
Berikut manfaat teh hijau untuk kecantikan, dilansir dari Boldsky:
Menurunkan berat badan
Siapa
pun setuju, wanita menginginkan bentuk tubuh ramping dan ideal. Teh
hijau sangat bermanfaat untuk menurunkan berat badan. Ini karena, teh
hijau akan membantu tubuh menyingkirkan cairan berlebih. Selain itu,
juga akan meningkatkan daya tahan saat latihan, yang berarti membantu
tubuh untuk membakar lemak sebagai bahan bakar.
Mengurangi garis penuaan
Teh
hijau mengandung banyak antioksidan yang membuat kulit Anda lebih
sehat. Ini akan menjaga Anda dari kerusakan kulit akibat matahari.
Menghilangkan jerawat
Selain
kaya antioksidan, teh hijau juga kaya akan antibakterial. Kandungan
tersebut efektif mengurangi penyebab jerawat dengan mengurangi hormon
stimulasi lebih yang memproduksi jerawat. Hal ini juga akan meningkatkan
penampilan Anda secara keseluruhan.
Menyehatkan rambut
Teh
hijau tidak hanya bisa diminum, tetapi juga diaplikasikan pada bagian
tubuh, seperti rambut. Kandungan antioksidan akan mempercepat
pertumbuhan rambut, menguatkan akar dan mengurangi kerontokan.
Mencegah penuaan
Antioksidan
yang terkandung di dalam teh hijau bisa membuat Anda terlihat lebih
muda. Kandungan itu membantu mengurangi kerutan wajah dan pasti akan
terlihat lebih muda.
Detoksifikasi
Teh hijau
adalah pilihan yang sangat baik bagi Anda yang ingin tubuh bersih dengan
detoks. Detoks juga sudah diteliti dapat mengurangi risiko kanker.
Kamis, 05 Maret 2015
Padu Padan Warna Kuku dan Tas, Kenapa Tidak
Siapa bilang warna kuku tidak bisa senada dengan aksesori
yang Anda kenakan? Malah, jika melakukan itu, Anda akan dianggap
pengikut garda depan mode. Pasalnya, Rihanna, Fergie dan Katy Perry
sudah melakukan itu.
Mereka memiliki koleksi cat kuku dan tas yang senada. Tren
mode tersebut merupakan hasil kolaborasi pakar manikur asal Korea Jin
Soon Choi dan desainer aksesori Tamara Taichman dari brand Tila March. Keduanya bekerjasama menciptakan koleksi cat kuku, tas serta sandal dalam warna-warna tidak biasa.
Koleksi yang dipersembahkan untuk musim semi dan musim
panas 2015 itu memang sesuai namanya. Warna yang disuguhkan merupakan
barisan palet terang nyaris neon yang meneriakkan keceriaan musim
panas.
"Kami menyebutnya warna emosi, karena setiap warna dalam
koleksi kami bisa disesuaikan dengan emosi pemakainya," kata Taichman,
dilansir Huffington Post.
Sementara Soon Choi menambahkan, menggunakan warna cat
kuku yang senada dengan tas dan sandal akan membuat penampilan semakin
ciamik. Tidak hanya itu, Soon Choi juga memastikan bahwa koleksi warna
pilihannya sesuai dengan semua warna kulit.
Sensasi Cantik dengan Mandi Herbal
Bahan-bahan alami kini tengah populer. Mulai untuk makanan hingga perawatan tubuh, seperti merawat kulit.
Kulit merupakan organ terbesar dari tubuh manusia yang paling sering mendapat perhatian. Kondisi kulit yang iritasi, gatal, dan kering tidak hanya membuat penampilan terlihat buruk, tetapi juga sebagai tanda bahwa Anda lalai dalam merawatnya. Selain itu juga menandakan tubuh sedang dalam keadaan buruk atau sakit.
Ada berbagai cara untuk merawat kulit, salah satu yang paling sederhana adalah mandi. Anda bisa mencoba sensasi baru dengan mandi herbal atau dengan bahan alami. Perawatan ini bisa membuat kulit Anda lebih sehat dan relaksasi.
Berikut beberapa bahan alami yang bisa dipakai untuk mandi, dilansir dari Boldsky:
Lavender
Bunga-bunga indah berwarna ungu ini menyembunyikan sejumlah manfaat bagi kulit. Ini telah diakui sebagai salah satu dari banyak bahan herbal yang penting untuk perawatan kulit sejak dulu.
Mandi dengan lavender tidak hanya dapat menenangkan dan melemaskan kulit, tetapi juga bertindak sebagai media penyembuhan yang sangat baik untuk gigitan serangga, terbakar matahari, iritasi kulit, dan luka.
Serai
Biasanya Anda mencium aroma ini di tempat-tempat spa yang dapat langsung melemaskan otot-otot dan memberikan efek yang sangat menenangkan pikiran.
Mengapa tidak mencoba memiliki pengalaman yang sama di rumah? Rendam beberapa serai di bak mandi. Biarkan ramuan ini bercampur di bak mandi hangat sebelum Anda berendam sendiri.
Daun mint
Sangat dingin dan menyegarkan adalah efek yang dihasilkan daun mint. Setelah melewati hari yang panas dan melelahkan di tempat kerja, merendam diri dalam mint yang telah meresap ke dalam air dapat menjadi hal terbaik bagi pikiran, tubuh, dan jiwa.
Chamomile
Aroma yang lembut datang dari chamomile. Bahan herbal ini sangat baik digunakan untuk segala usia, bahkan pada bayi. Untuk membuang semua tekanan dan stres Anda dapat mencium aroma menenangkan. Aroma seperti bayi, yang baunya membuat Anda terpesona dan meninggalkan Anda dengan perasaan yang menenangkan.
Basil
Ada cukup banyak varietas untuk ramuan ini. Mereka tidak hanya lezat untuk makanan tetapi juga sebagai bahan untuk mandi herbal. Basil memiliki aroma ringan tapi sangat menyenangkan yang pasti untuk membangunkan indra Anda dan membuat Anda lebih segar.
Kulit merupakan organ terbesar dari tubuh manusia yang paling sering mendapat perhatian. Kondisi kulit yang iritasi, gatal, dan kering tidak hanya membuat penampilan terlihat buruk, tetapi juga sebagai tanda bahwa Anda lalai dalam merawatnya. Selain itu juga menandakan tubuh sedang dalam keadaan buruk atau sakit.
Ada berbagai cara untuk merawat kulit, salah satu yang paling sederhana adalah mandi. Anda bisa mencoba sensasi baru dengan mandi herbal atau dengan bahan alami. Perawatan ini bisa membuat kulit Anda lebih sehat dan relaksasi.
Berikut beberapa bahan alami yang bisa dipakai untuk mandi, dilansir dari Boldsky:
Lavender
Bunga-bunga indah berwarna ungu ini menyembunyikan sejumlah manfaat bagi kulit. Ini telah diakui sebagai salah satu dari banyak bahan herbal yang penting untuk perawatan kulit sejak dulu.
Mandi dengan lavender tidak hanya dapat menenangkan dan melemaskan kulit, tetapi juga bertindak sebagai media penyembuhan yang sangat baik untuk gigitan serangga, terbakar matahari, iritasi kulit, dan luka.
Serai
Biasanya Anda mencium aroma ini di tempat-tempat spa yang dapat langsung melemaskan otot-otot dan memberikan efek yang sangat menenangkan pikiran.
Mengapa tidak mencoba memiliki pengalaman yang sama di rumah? Rendam beberapa serai di bak mandi. Biarkan ramuan ini bercampur di bak mandi hangat sebelum Anda berendam sendiri.
Daun mint
Sangat dingin dan menyegarkan adalah efek yang dihasilkan daun mint. Setelah melewati hari yang panas dan melelahkan di tempat kerja, merendam diri dalam mint yang telah meresap ke dalam air dapat menjadi hal terbaik bagi pikiran, tubuh, dan jiwa.
Chamomile
Aroma yang lembut datang dari chamomile. Bahan herbal ini sangat baik digunakan untuk segala usia, bahkan pada bayi. Untuk membuang semua tekanan dan stres Anda dapat mencium aroma menenangkan. Aroma seperti bayi, yang baunya membuat Anda terpesona dan meninggalkan Anda dengan perasaan yang menenangkan.
Basil
Ada cukup banyak varietas untuk ramuan ini. Mereka tidak hanya lezat untuk makanan tetapi juga sebagai bahan untuk mandi herbal. Basil memiliki aroma ringan tapi sangat menyenangkan yang pasti untuk membangunkan indra Anda dan membuat Anda lebih segar.
Bawa Ulos, Asri Welas Sukses Pikat New York
Asri Welas, selebriti yang juga seorang
model rupanya tengah serius menekuni dunia desain mode. Hal tersebut,
terlihat dari keikutsertaannya dalam Couture Fashion Week 2015 di New
York, Amerika Serikat, pada 14 Februari 2015 lalu.
Saat ditemui VIVA.co.id di booth miliknya di
Indonesia Fashion Week 2015, belum lama ini, Asri mengatakan bahwa ia
sukses membawa kain ulos dan tapis di ajang Couture Fashion Week, New
York. Bahkan, banyak yang membeli rancangannya.
"Mereka bule-bule (masyarakat New York) suka dengan kain ulos. Mereka nganga tuh melihatnya dan kagum, akhirnya mereka browsing-browsing tentang Indonesia," kata Asri.
Couture Fashion Week rupanya membuka lebar kesempatan Asri
untuk semakin menunjukkan karyanya di mata dunia. Ia pun diajak kembali
untuk tampil di Cannes Fashion Week dan Milan Fashion Week beberapa
bulan ke depan.
Namun, Asri belum bisa memastikan bisa hadir, atau tidak. Ini karena kesibukannya dengan jadwal syuting cukup padat.
"Nanti, mau diajak lagi ke Cannes Fashion Week dan Milan
Fashion Week. Cannes bulan Juli dan Milan September. Tetapi, saya belum
tahu bisa atau nggak, karena masih ada pekerjaan. Saya masih ada
syuting sinetron," katanya.
Sebelumnya, busana rancangan Asri dikenal lebih cenderung
pada busana pengantin. Namun, kini ia mulai mendesain busana kasual.
Lewat pakaian kasual, Asri ingin mempromosikan material dan produk
Indonesia.
"Saya memakai bahan Indonesia, bukan hanya ngomong saja,
tapi saya pakai juga, seperti sekarang ini saya pakai ulos. Banyak yang
bilang ulos panas, tetapi nggak kok, malah bagus untuk dijadikan pakaian," katanya. (asp)
Sedot Turis, RI Diminta Bentuk Convention Visitors Bureau
Sebuah perjalanan wisata tidak hanya identik dengan pemberian jasa
pelayanan dan untuk liburan saja. Semenjak terbentuknya MICE (Meeting
Insentif Convention dan Exhibition), tujuan perjalanan juga ditujukan
kepada kalangan eksekutif untuk kegiatan bisnis.
Baru-baru ini santer terdengar bahwa Indonesia berencana membentuk Indonesia Convention Visitors Bureau (ICVB). Untukmempersiapkannya, Indonesia Congress and Convention Association (INCCA) menggelar pertemuan dengan sejumlah partner di berbagai negara terkait rencana tersebut.
Dalam kesempatan tersebut, Jalil selaku CEO Hyderabad Convention Visitors Bureau mengatakan keberadaan convention visiton bureau di Indonesia sangat penting, karena biro ini dapat memberikan multiplier effect dalam pembangunan.
Antara lain, meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, kontribusi terhadap pendapatan pemerintah daerah maupun negara, meningkatkan UKM, penerimaan lapangan kerja, serta peningkatan citra negara.
Rencananya pembentukan convention visitors bureau ini akan dilakukan dalam waktu dekat. Dalam diskusi berikutnya, INCCA akan menghadirkan sejumlah tokoh convention bureau dari negara lain di Asia, Eropa dan Amerika, termasuk melakukan komunikasi dengan sejumlah tokoh lain dengan langsung menemui di negara mereka.
"Memang saat ini membangun industri wisata di Indonesia telah menjadi fokus pengembangan bagi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf). Pemerintah terus menggali potensi di setiap daerah, untuk itu semua orang berlomba-lomba untuk menyediakan fasilitas terbaik demi menarik perhatian wisatawan," kata Jalil.
Seolah tidak sabar dengan terbentuknya ICVB para pelaku bisnis bidang pariwisata dan sektor lainnya telah bersiap diri membantu dan mengembangkan usahanya. Seperti Usaha Kecil Menengah (UKM) yang meliputi bidang kuliner, pembuatan souvenir, dan sebagainya.
"Mereka menyambut positif dan siap berpartisipasi untuk berkontribusi memajukan wisata serta menstabilkan pendapatan negara maupun daerah," kata Jalil.
Sementara itu, Iqbal Alan Abdullah mengatakan selaku Ketua Umum DPP INCCA, biro konvensi yang sama eksis di berbagai negara bahkan ke level kota di dalam negara. Mereka memiliki biro konvensi di tingkat nasional dan biro konvensi di tingkat daerah.
Di Jepang, misalnya, convention bureau ada di Chiba, Fukuoka, Tokyo, dan secara nasional memiliki Japan Convention and Visitors Bureau. Di Thailand ada Thailand Convention and Exhibition Bureau, di Singapura ada Singapore Convention and Tourism Bureau. Di Malaysia ada Malaysia Convention Bureau dan Sarawak Convention Bureau. Begitu juga di Amerika Serikat, Korea, Australia dan lainnya.
“Dalam waktu dekat, dan tergentung dari dukungan semua pihak, dan pemerintah pusat dan daerah. Karena bagaimana pun convention visitors bureau ini adalah mitra sejajar pemerintah,” ucap Iqbal. (asp)
Baru-baru ini santer terdengar bahwa Indonesia berencana membentuk Indonesia Convention Visitors Bureau (ICVB). Untukmempersiapkannya, Indonesia Congress and Convention Association (INCCA) menggelar pertemuan dengan sejumlah partner di berbagai negara terkait rencana tersebut.
Dalam kesempatan tersebut, Jalil selaku CEO Hyderabad Convention Visitors Bureau mengatakan keberadaan convention visiton bureau di Indonesia sangat penting, karena biro ini dapat memberikan multiplier effect dalam pembangunan.
Antara lain, meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, kontribusi terhadap pendapatan pemerintah daerah maupun negara, meningkatkan UKM, penerimaan lapangan kerja, serta peningkatan citra negara.
Rencananya pembentukan convention visitors bureau ini akan dilakukan dalam waktu dekat. Dalam diskusi berikutnya, INCCA akan menghadirkan sejumlah tokoh convention bureau dari negara lain di Asia, Eropa dan Amerika, termasuk melakukan komunikasi dengan sejumlah tokoh lain dengan langsung menemui di negara mereka.
"Memang saat ini membangun industri wisata di Indonesia telah menjadi fokus pengembangan bagi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf). Pemerintah terus menggali potensi di setiap daerah, untuk itu semua orang berlomba-lomba untuk menyediakan fasilitas terbaik demi menarik perhatian wisatawan," kata Jalil.
Seolah tidak sabar dengan terbentuknya ICVB para pelaku bisnis bidang pariwisata dan sektor lainnya telah bersiap diri membantu dan mengembangkan usahanya. Seperti Usaha Kecil Menengah (UKM) yang meliputi bidang kuliner, pembuatan souvenir, dan sebagainya.
"Mereka menyambut positif dan siap berpartisipasi untuk berkontribusi memajukan wisata serta menstabilkan pendapatan negara maupun daerah," kata Jalil.
Sementara itu, Iqbal Alan Abdullah mengatakan selaku Ketua Umum DPP INCCA, biro konvensi yang sama eksis di berbagai negara bahkan ke level kota di dalam negara. Mereka memiliki biro konvensi di tingkat nasional dan biro konvensi di tingkat daerah.
Di Jepang, misalnya, convention bureau ada di Chiba, Fukuoka, Tokyo, dan secara nasional memiliki Japan Convention and Visitors Bureau. Di Thailand ada Thailand Convention and Exhibition Bureau, di Singapura ada Singapore Convention and Tourism Bureau. Di Malaysia ada Malaysia Convention Bureau dan Sarawak Convention Bureau. Begitu juga di Amerika Serikat, Korea, Australia dan lainnya.
“Dalam waktu dekat, dan tergentung dari dukungan semua pihak, dan pemerintah pusat dan daerah. Karena bagaimana pun convention visitors bureau ini adalah mitra sejajar pemerintah,” ucap Iqbal. (asp)
Jalan-jalan ke Museum di Kota Tua
Kota Tua yang terletak di kawasan Jakarta, saat ini ramai dikunjungi
wisatawan. Bukan hanya menjadi tempat wisata karena keunikan
bangunaannya, Kota Tua juga menyimpan kisah sejarah.
Di tempat ini pula, terdapat sejumlah museum yang menyimpan banyak cerita. Bukan hanya soal sejarah, tetapi juga tentang seni dan budaya.
Belakangan, pemerintah pun semakin menggalakkan minat wisatawan, khususnya wisatawan domestik untuk berkunjung ke museum. Meski saat ini, dari tahun ke tahun, jumlah pengunjung yang datang ke museum terus meningkat, namun, minat untuk berkunjung ke tempat wisata edukasi ini harus terus ditingkatkan.
"Saat ini, masyarakat sangat antusias untuk mengunjungi museum, karena tidak hanya sebagai pusat informasi mengenai peninggalan sejarah, tetapi museum saat ini sudah menyajikan kegiatan edukatif dengan mengundang masyarakat untuk lomba, seminar, diskusi, dan workshop," kata Ari, Satlak Informasi Edukasi Unit Pengelola Museum Seni kepada VIVA.co.id.
Museum di kawasan Kota Tua pun kini menjadi destinasi wisata menarik. Saat berkunjung ke tempat ini, selain bisa berkunjung ke museum Fatahillah, Anda juga bisa menggali informasi sejarah dari Museum Keramik, hingga Museum Wayang.
Perlu diketahui, berkunjung ke tempat ini tak dipungut biaya mahal, hanya Rp2.000 per orang untuk pelajar, dewasa dan umum Rp5.000, dan bagi rombongan hanya dikenakan Rp1.500.
Ingin tahu bagaimana gambaran soal museum di kawasan Kota Tua? Berikut, hasil rangkuman VIVA.co.id :
Museum Sejarah Jakarta
Lebih dikenal dengan nama Museum Fatahillah, museum ini terletak di Jalan Taman Fatahillah No. 2, Jakarta Barat.
Berada di atas lahan sekitar 1.300 meter persegi museum ini tepat berada di depan pelataran Kota Tua. Di sekitar tempat ini biasanya dipadati dengan wisatawan untuk berkumpul dan berfoto-foto dengn latar belakang museum ini.
Di dalam museum, pengunjung bisa melihat berbagai koleksi mengenai sejarah Jakarta. Museum ini terbagi atas beberapa ruang, seperti Ruang Prasejarah Jakarta, Ruang Tarumanegara, Ruang Jayakarta, Ruang Fatahillah, Ruang Sultan Agung, dan Ruang MH Thamrin.
Di tempat ini pula, terdapat sejumlah museum yang menyimpan banyak cerita. Bukan hanya soal sejarah, tetapi juga tentang seni dan budaya.
Belakangan, pemerintah pun semakin menggalakkan minat wisatawan, khususnya wisatawan domestik untuk berkunjung ke museum. Meski saat ini, dari tahun ke tahun, jumlah pengunjung yang datang ke museum terus meningkat, namun, minat untuk berkunjung ke tempat wisata edukasi ini harus terus ditingkatkan.
"Saat ini, masyarakat sangat antusias untuk mengunjungi museum, karena tidak hanya sebagai pusat informasi mengenai peninggalan sejarah, tetapi museum saat ini sudah menyajikan kegiatan edukatif dengan mengundang masyarakat untuk lomba, seminar, diskusi, dan workshop," kata Ari, Satlak Informasi Edukasi Unit Pengelola Museum Seni kepada VIVA.co.id.
Museum di kawasan Kota Tua pun kini menjadi destinasi wisata menarik. Saat berkunjung ke tempat ini, selain bisa berkunjung ke museum Fatahillah, Anda juga bisa menggali informasi sejarah dari Museum Keramik, hingga Museum Wayang.
Perlu diketahui, berkunjung ke tempat ini tak dipungut biaya mahal, hanya Rp2.000 per orang untuk pelajar, dewasa dan umum Rp5.000, dan bagi rombongan hanya dikenakan Rp1.500.
Ingin tahu bagaimana gambaran soal museum di kawasan Kota Tua? Berikut, hasil rangkuman VIVA.co.id :
Museum Sejarah Jakarta
Lebih dikenal dengan nama Museum Fatahillah, museum ini terletak di Jalan Taman Fatahillah No. 2, Jakarta Barat.
Berada di atas lahan sekitar 1.300 meter persegi museum ini tepat berada di depan pelataran Kota Tua. Di sekitar tempat ini biasanya dipadati dengan wisatawan untuk berkumpul dan berfoto-foto dengn latar belakang museum ini.
Di dalam museum, pengunjung bisa melihat berbagai koleksi mengenai sejarah Jakarta. Museum ini terbagi atas beberapa ruang, seperti Ruang Prasejarah Jakarta, Ruang Tarumanegara, Ruang Jayakarta, Ruang Fatahillah, Ruang Sultan Agung, dan Ruang MH Thamrin.
Menikmati Panorama dan Pasir Putih di Pantai Indrayati
Anda rindu dengan dengan suasana dan halusnya pasir putih di pinggir
pantai? Tak perlu jauh-jauh, Anda harus pergi ke Pantai Kuta, atau
Pantai Pandawa di Bali untuk merasakan halusnya pasir putih, karena di
Yogyakarta pun sekarang ada.
Meski telah dikenal wisatawan beberapa bulan belakangan ini, namun Pantai Indrayanti, yang berada di Gunung Kidul, Wonosari, Yogyakarta, mulai disorot wisatawan dari luar negeri. Tak sedikit wisatawan luar, atau bule yang datang ke pantai yang punya nama lain Pantai Pulang Sawal ini.
"Suka ada bule yang surfing ke sini. Mereka nyangkanya pantai ini seperti di pantai Kuta," ujar Pardi, salah satu penjaga pantai Indrayanti kepada VIVA.co.id.
Dengan membayar Rp10.000 saja, Anda bisa langsung membawa keluarga anda untuk menikmati keindahan pantai di sini.Tak hanya pantai Indrayanti, setelah pintu masuk kawasan pantai, anda bisa mengunjungi beberapa pantai lainnya seperti pantai Krakal, Baron, Srili, dan Indri.
Tidak hanya berhiaskan pasir putih, bukit karang, dan air biru jernih di pantai ini seakan menggoda wisatawan untuk menceburkan diri.
"Ada beberapa pantai kecil lainnya di sini. Tinggal pilih saja," ujar Pardi.
Untuk tempat makan dan istirahatnya pun para pengembang resort di sini menyediakan tempat sederhana yang disewakan kepada wisatawan.
"Harganya bisa tawar menawar dengan yang punya tempat istirahatnya. Tetapi, di sini ada peraturan untuk menjaga kebersihan pantai," ujarnya. (asp)
Meski telah dikenal wisatawan beberapa bulan belakangan ini, namun Pantai Indrayanti, yang berada di Gunung Kidul, Wonosari, Yogyakarta, mulai disorot wisatawan dari luar negeri. Tak sedikit wisatawan luar, atau bule yang datang ke pantai yang punya nama lain Pantai Pulang Sawal ini.
"Suka ada bule yang surfing ke sini. Mereka nyangkanya pantai ini seperti di pantai Kuta," ujar Pardi, salah satu penjaga pantai Indrayanti kepada VIVA.co.id.
Dengan membayar Rp10.000 saja, Anda bisa langsung membawa keluarga anda untuk menikmati keindahan pantai di sini.Tak hanya pantai Indrayanti, setelah pintu masuk kawasan pantai, anda bisa mengunjungi beberapa pantai lainnya seperti pantai Krakal, Baron, Srili, dan Indri.
Tidak hanya berhiaskan pasir putih, bukit karang, dan air biru jernih di pantai ini seakan menggoda wisatawan untuk menceburkan diri.
"Ada beberapa pantai kecil lainnya di sini. Tinggal pilih saja," ujar Pardi.
Untuk tempat makan dan istirahatnya pun para pengembang resort di sini menyediakan tempat sederhana yang disewakan kepada wisatawan.
"Harganya bisa tawar menawar dengan yang punya tempat istirahatnya. Tetapi, di sini ada peraturan untuk menjaga kebersihan pantai," ujarnya. (asp)
Langganan:
Postingan (Atom)